Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

Surprisingly

Waktu itu di Semarang, minggu dini hari. Duduk dilantai, menemani mu yang terlalu addicted  dengan olahraga; iya, dini hari. Kemeja hitam yang masih aku pakai setelah seharian kupakai, lengkap dengan ripped jeans,  dan kamu yang sudah siap seragam kebanggan mu; kaos tanpa lengan lengkap dengan celana pendek hitam. Waktu di laptop ku menunjukkan 1.40 dini hari. Setelah seharian kamu menemani ku berkeliling kota, kemudian mampir di sebuah bar, disebuah pojok kota ini; bicara bagaimana kita akan menjalani hidup ini selanjutnya dengan sebuah keluarga kecil yang sedang kita usahakan dan kamu bersikeras untuk tetap workout . Sedikit mengingat tentang percakapan tersebut, aku tak kan pernah meminta apapun lagi pada Tuhan, selain hubungan kita yang akan baik-baik saja, kamu yang selalu dijaga Tuhan, dan semua "semoga" kita; tentu saja. Haha. Kamu sudah lebih dari sebuah kata cukup, Sayang. Mengingat bagaimana kamu bisa menerima semua tentang ku. Ditemani beberapa botol b...