Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Gadis itu (pernah) Lebam Biru

Luka lebam yang tak terlihat warnanya. Tapi sakit yang dirasa itu, entah kapan akan sembuh. ................................................................. Malam itu, adalah malam yang seharusnya menjadi salah satu malam yang mengharu biru. Gadis itu punya segalanya. Wajah manis. Penampilan yang  eye catchy. Pekerjaan yang mulai settle, lingkungan kantor yang menyenangkan.   Keluarga yang begitu hangat. Teman dan sahabat yang begitu menyayanginya. Dan seorang kekasih. ................................................................. Malam itu hujan mengguyur. Gadis itu tergugu, tepat ketika pergantian umurnya. Tak ada aroma yang lebih bisa membuatnya betah selain tanah setelah hujan. Karena pada tanah harapannya rebah Hari itu, hari dimana tak diinginkan kedatangannya oleh sang Gadis. Semesta menangis, memeluknya menemani detik-detik terakhir wajah laki-laki itu mengudara dalam tatapannya. Gadis itu ringkih selepas kepergian laki-lakinya dan keputusan laki-l...